Pentingnya ilmu bagi

Bagi

Seorang muslim menuntut ilmu adalah wajib hukumnya, banyak hadits yang telah menyatakan hal tersebut. Kewajiban menuntut ilmu bukan sebatas bagi anak usia sekolah, atau bagi mereka yang berusia muda saja, namun juga bagi yang sudah tua sekalipun. Karena menuntut ilmu merupakan kewajiban yang harus dilakukan seumur hidup (minal mahdi ilal lahdi). Ilmu pengetahuan merupakan kebutuhan yang cukup mendasar dan merupakan kunci untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akherat. Para Rasul bertugas mengembangkan ilmu dari Allah, baik ilmu mengenai hubungan kita dengan Allah maupun ilmu yang menyangkut kebutuhan hidup yang kemudian menjadi kebudayaan yang sangat maju.

Dengan demikian, sebagai umatnya, kita harus mengikuti ajaran Rasulullah SAW yang menempatkan ilmu pengetahuan pada posisi yang sangat penting. Bila para Rasul giat menuntut ilmu, maka kita sebagai umatnya juga harus mengikuti jejak langkah mereka dengat giat menuntut ilmu di manapun dan kapanpun. Menuntut ilmu wajib hukumnya.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

طَلَبُ الِعلْمُ فَرِ يْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلْمٍ وَمُسْلِمَةٍ

Artinya : “Menuntut ilmu itu hukumnya fardhu atas setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan”.

Menurut kitab Ta’limul Muta’allimin, bahwa yang fardhu bagi setiap muslim itu bukanlah menuntut segala macam ilmu, melainkan “ilmul haal” (ilmu yang menyangkut kewajiban sehari-hari sebagai muslim. Seperti ilmu Taukhid, akhlaq dan fiqih). Sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits : “Ilmu yang paling utama adalah ilmu Haal dan amal yang paling utama adalah menjaga Haal (hal-hak yang merupakan kewajiban sehari-hari seperti menghindari penyia-nyiaan harta dan kerusakan)”. Diwajibkan bagi setiap muslim mempelajari ilmu yang berhubungan dengan kewajiban sehari-hari, dalam kondisi bagaimanapun. Karena wajib menjalankan sholat, maka wajib baginya mempelajari ilmu yang dibutuhkan di dalam shalatnya sesuai dengan batasan, agar dapat menunaikan kewajiban itu secara sempurna.

Demikian juga wajib baginya mempelajari ilmu yang mengantarkannya (ilmu yang menjadi prasyarat) menunaikan segala sesuatu yang menjadi kewajibannya. Karena segala sesuatu yang wajib itu, maka mempelajari ilmunya hukumnya menjadi wajib pula. Demikian juga wajib mempelajari ilmu-ilmu mengenai aturan-aturan yang berhubungan dengan orang lain dan berbagai pekerjaan. Setiap orang yang terjun pada salah satu dari urusan-urusan/pekerjaan tersebut harus mempelajari ilmu yang menghindarkannya dari perbuatan haram di dalamnya. Islam tidak membedakan antara ilmu agama dengan ilmu umum. Ilmu agama maupun ilmu umum dalam islam sama pentingnya untuk dipelajari dan dikuasai. Karena Allah telah menyuruh kita untuk mencari dan mencapai kebahagiaan di akherat tanpa mengabaikan kepentingan dan kebahagiaan duniawi. Dalam sebuah hadits Rasulullah pun menyatakan :

مَنْ اَرَاَدَ الدُ نْيَا فَعَلَيْهِ بِعِلْمِ وَمَنْ اَرَادَ اْلاَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِعِلْمِ وَمَنْ اَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِلعِلْمِ (رواه الطبرانى)

Artinya : “Barang siapa yang ingin mencapai kebahagiaan dunia, maka harus dicapai dengan ilmu dan barang siapa ingin mencapai kebahagiaan akherat maka harus dicapai dengan ilmu dan barang siapa ingin mencapai kebahagiaan dunia dan akherat maka harus dicapai dengan ilmu.” maka harus dicapai dengan ilmu dan barang siapa ingin mencapai kebahagiaan dunia dan akherat maka harus dicapai dengan ilmu.”

 

Begitu pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi saat ini telah menyebabkan kemudahan-kemudahan di berbagai bidang kehidupan, seperti bidang transportasi, telekomunikasi, ekonomi, pendidikan dan sebagainya. Perkembangan yang demikian pesat ini, mungkin tidak pernah terbayangkan oleh generasi-generasi terdahulu, sebagaimana generasi sekarang yang tidak dapat membayangkan atau memprediksi betapa canggihnya kemajuan tehnologi di masa yang akan datang. Sebagai seorang muslim kita harus bisa memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi ini untuk sesuatu yang baik dan positif. Misalnya, kemajuan bidang transportasi dan komunikasi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan silaturrahim dan mempermudah dakwah, kemajuan bidang komputer dan internet harus dapat dimanfaatkan untuk menambah ilmu pengetahuan, memudahkan mengkaji Alqur’an, mempelajari ilmu-ilmu dari ulama-ulama terkenal, dan sebagainya.

 

 
   

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s