Menikah

HIKMAH

Orang somalia itu sedang makan sendirian. Sambil berjemur, karena cuaca agak dingin, dia mencoba mengunyah makan siangnya. Kuperhatikan makanannya cukup sederhana, seperti wraping untuk kebab, semacam tortilla bagi orang meksiko atau roti India dan diberi semacam keju ditengahnya. Dilihat dari tampilan, makan siangnya terlihat berantakan; bentuknya tidak sama dan ada yang terlihat terlalu kering atau gosong. Cukup lama saya perhatikan dia, makan sendiri sambil menerawang seperti merenung.

Saya baru selesai Dhuhur dan mau ke ruang belajar lagi. Sengaja kuhampiri bapak itu karena ingin sekedar menyapa. Dia sering sekali sholat berjamaah dengan saya. Senyumnya mengembang terlihat beberapa gigi depannya sudah tanggal menunjukkan bahwa usianya memang sudah tidak muda lagi. Dibeberapa kesempatan sebelumnya dia sering menceritakan masa mudanya, dimana dia habiskan waktunya untuk berjuang bagi kenyakinannya. Sepertinya masa muda itulah kebanggaan yang masih tersisa untuk diceritakan. Kumaklumi saja karena latar belakangnya dari negara yang sering konflik membuat pandangannya seperti itu.

Kini dia…

Lihat pos aslinya 215 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s