HUKUM MENGHADAP KIBLAT SAAT SHALAT

ifanpuji

HUKUM MENGHADAP KIBLAT
Yang di maksud “kiblat adalah ka’bah”. Dinamakakn kiblat kerena manusia menghadapkan wajah mereka dan mengarahkan kepadanya.Awalnya Rosululloh Shalallahu Alaihi Wasalam mengerjakan shalat menghadap ke Baitul Maqdis. Kemudian Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mendirikan shalat menghadap ke ka’bah, sebagaimana di kisahkan oleh Al Bara bin Azib Rodiallahuanhu berkata :
” Aku mendirikan shalat bersama Nabi Shalallahu Alaihi Wasalam menghadap ke arah Baitul Maqdis selama 16 bulan ,hingga turunlah ayat dalam surah Al Baqarah (144): ‘Dan di mana saja kalian berada palingkanlah (hadapkanlah)wajah kalian ke arahnya’.

Ayat ini turun setelah Nabi Shalallahu Alaihi Wasalam mendirikan shalat.Lalu pergilah salah seorang diantara mereka yang hadir shalat berjamaah bersama Nabi. Ia melewati orang-orang Anshor yang sedang mendirikan shalat (dalam keadaan masih menghadap Baitul Maqdis) maka ia pun menyampaikan kepada mereka tentang perintah perpindahan arah kiblat.Mendengar hal tersebut orang-orang Anshor pun memalingkan wajah-wajah mereka ke arah Baitullah .(HR. Muslim no 1176)

Lihat pos aslinya 619 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s