Cambukan yang Menyelamatkan

DUNIA ADALAH RUANG BELAJAR YANG SEBENARNYA

Jalaluddin RumiCerita ini dikemukakan oleh Jalaludin Rumi, seorang penyair sufi kelahiran Persia yang juga pendiri tarikat Maulawiyah. Pada cerita ini kita diajak menalar betapa kasih sayang tidak selalu diwujudkan dalam bentuk belaian dan sikap lembut.
Syahdan, di sebuah pinggir kampung seorang Pangeran yang sangat terhormat sedang menghirup udara bebas sambil menunggang kudanya. Jauh sudah Pangeran ini berkuda hingga akhirnya menemui seorang pemuda yang sedang tertidur di bawah rindangnya pepohonan. Sekalipun tidur beralaskan rumput pemuda ini tidur dengan pulas dan tidak sadar mulut terbuka.

Lihat pos aslinya 544 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s